UINFAS Bengkulu — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melepas mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Citra Anugrah Koto, untuk mengikuti Program Mengajar Internasional di Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Program internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5–23 Oktober 2026. Sebelum keberangkatan ke tiga negara tujuan, peserta terlebih dahulu mengikuti pembekalan dan pelatihan di Jakarta yang berlangsung pada 1–6 Oktober 2026.
Pelepasan mahasiswa tersebut dihadiri Dekan FUAD Prof. Dr. Suryani, M.Ag., Wakil Dekan I FUAD Dr. Nelly Marhayati, M.Si., Wakil Dekan III FUAD Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I., serta Koordinator Program Studi BSA Dr. Abdul Aziz Al-Khumairi, M.A.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan FUAD Prof. Dr. Suryani, M.Ag. menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Citra Anugrah Koto sekaligus memberikan sejumlah pesan sebagai bekal selama mengikuti program internasional.
Ia berpesan agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan dan budaya di negara tujuan. Perbedaan budaya, kebiasaan, dan karakter masyarakat, menurutnya, harus menjadi kesempatan untuk belajar, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan berinteraksi dalam lingkungan internasional.
Selain menimba ilmu, mahasiswa juga diharapkan mampu memberikan kontribusi melalui kegiatan pengabdian. Pengalaman selama mengikuti program hendaknya tidak hanya memberikan manfaat bagi pengembangan diri, tetapi juga menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat di negara tempat kegiatan berlangsung.
Prof. Suryani juga menekankan pentingnya menyusun laporan kegiatan secara lengkap dan sistematis sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program. Mahasiswa juga diharapkan mampu membangun relasi yang baik dengan berbagai pihak selama berada di negara tujuan.
Berkontribusi terhadap Prestasi dan Akreditasi Institusi
Sementara itu, Wakil Dekan I FUAD Dr. Nelly Marhayati, M.Si., menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam program internasional tidak hanya menjadi capaian personal, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap prestasi dan penguatan akreditasi institusi.
Menurutnya, setiap pengalaman, aktivitas, dan prestasi mahasiswa di tingkat internasional perlu didokumentasikan serta dikelola dengan baik sehingga dapat menjadi bagian dari rekam jejak prestasi institusi.
“Pengalaman dan prestasi mahasiswa perlu didokumentasikan dengan baik karena dapat menjadi bagian dari eviden capaian institusi,” ujarnya.
Dengan demikian, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan internasional diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan akademik, prestasi mahasiswa, serta penguatan kelembagaan FUAD dan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Bangun Jejaring Internasional dan Hadirkan Kemaslahatan
Pesan berikutnya disampaikan Wakil Dekan III FUAD Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I. Ia menekankan pentingnya mahasiswa membangun jejaring dan relasi yang baik selama mengikuti program di Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Menurutnya, relasi yang dibangun selama kegiatan internasional tidak semestinya berhenti pada kepentingan personal, tetapi dapat dikembangkan menjadi jaringan kerja sama yang memberikan manfaat lebih luas.
Mahasiswa diharapkan mampu membawa semangat untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat dunia melalui ilmu, pendidikan, dan pengabdian. Dengan demikian, program internasional tidak hanya menjadi pengalaman akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara nyata.
Dokumentasi Menjadi Eviden Pembelajaran
Koordinator Program Studi BSA Dr. Abdul Aziz Al-Khumairi, M.A., turut menekankan pentingnya dokumentasi selama mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian program.
Dokumentasi, menurutnya, tidak hanya berfungsi sebagai arsip kegiatan, tetapi juga menjadi eviden pembelajaran yang menunjukkan proses, pengalaman, dan capaian akademik mahasiswa selama berada di luar negeri.
Karena itu, setiap kegiatan perlu dicatat dan didokumentasikan secara sistematis agar dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai proses pembelajaran dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti program.
Keikutsertaan Citra Anugrah Koto dalam Program Mengajar Internasional menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman akademik mahasiswa BSA sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya dan membangun jejaring internasional.

