UINFASBengkulu – Pascasarjana Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu terus berupaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kementerian Agama. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Program Magister (S2) dan Doktor (S3) yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Pascasarjana UIN FAS Bengkulu beserta para ketua program studi, Kepala Kantor Kemenag Kota Bengkulu, serta puluhan peserta yang terdiri atas pegawai, kepala madrasah, anggota Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (K3RA), dan penyuluh agama di lingkungan Kemenag Kota Bengkulu. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat untuk memperoleh informasi terkait peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala Kantor Kemenag Kota Bengkulu, Dr. H. Nopian Gustari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif UIN FAS Bengkulu dalam menghadirkan sosialisasi tersebut. Menurutnya, peningkatan kualifikasi akademik menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung penguatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam mencetak ASN yang profesional, kompeten, serta memiliki pemahaman dan wawasan keagamaan yang mendalam. Kesempatan melanjutkan studi ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh pegawai,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. H. Zubaedi, M.Ag., M.Pd., yang memimpin langsung tim sosialisasi, memaparkan berbagai keunggulan akademik yang dimiliki Pascasarjana UIN FAS Bengkulu. Ia menjelaskan bahwa seluruh program studi dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten serta fasilitas pembelajaran yang memadai.
Prof. Zubaedi menyebutkan bahwa Pascasarjana UIN FAS Bengkulu saat ini membuka sejumlah program studi, yaitu Program Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam (PAI), Program Doktor (S3) Studi Islam, Program Magister (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Ahwal Asy-Syakhsiyyah, Akidah dan Filsafat Islam (AFI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Tata Negara (HTN), Ekonomi Syariah, serta Tadris Bahasa Inggris (TBI).
Selain itu, ia juga menjelaskan berbagai kemudahan yang ditawarkan kepada calon mahasiswa, mulai dari proses pendaftaran yang sederhana, sistem perkuliahan hybrid learning yang fleksibel dan adaptif bagi para pekerja, hingga berbagai skema beasiswa yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan studi.
“Melalui sistem pembelajaran yang fleksibel, kami berharap para pegawai dan praktisi pendidikan tetap dapat menjalankan tugas profesionalnya tanpa mengabaikan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi akademik,” jelas Prof. Zubaedi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pascasarjana UIN FAS Bengkulu berharap dapat menjaring lebih banyak mahasiswa baru dari kalangan pegawai Kementerian Agama dan praktisi pendidikan. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat sinergi antarlembaga dalam meningkatkan kualitas SDM yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif terkait teknis perkuliahan, mekanisme pendaftaran, serta informasi biaya pendidikan. Sebagai simbol penguatan kerja sama, dilakukan pula penyerahan plakat dan brosur informasi penerimaan mahasiswa baru Pascasarjana UIN FAS Bengkulu kepada pihak Kemenag Kota Bengkulu.
Dengan adanya sosialisasi ini, UIN FAS Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mencetak lulusan magister dan doktor yang berkualitas serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan dan kehidupan keagamaan di Provinsi Bengkulu.

