UINFASBengkulu – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam memperkuat budaya riset dan memperluas jejaring akademik internasional kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Grant Proposal Writing Workshop yang digelar oleh UPT Bahasa bekerja sama dengan Pusat Studi ASEAN (PSA) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Kegiatan yang berlangsung pada tahun 2026 tersebut menghadirkan narasumber internasional, Prof. Dr. Maria Serena I. Diokno dari University of the Philippines sekaligus South East Asia Regional Exchange Program (SEASREP) Foundation, akademisi yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan riset, penyusunan proposal hibah, serta kolaborasi akademik di tingkat internasional.

Workshop diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas dosen, peneliti, dan tenaga akademik di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun proposal hibah penelitian yang berkualitas, kompetitif, serta memenuhi standar lembaga pendanaan nasional maupun internasional.
Kepala UPT Bahasa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Dedi Efrizal, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kemampuan menyusun proposal hibah telah menjadi kompetensi strategis yang harus dimiliki oleh sivitas akademika di tengah semakin kompetitifnya dunia penelitian.
“Kemampuan menulis proposal hibah bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, tetapi telah menjadi kompetensi strategis bagi dosen dan peneliti. Melalui workshop ini, kami berharap para peserta mampu menghasilkan proposal penelitian yang berkualitas, memperluas jejaring kolaborasi internasional, serta meningkatkan peluang memperoleh pendanaan riset yang akan berdampak pada peningkatan kualitas publikasi dan reputasi akademik UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Pusat Studi ASEAN (PSA) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Reko Serasi, M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik di kawasan ASEAN sekaligus mendorong lahirnya penelitian yang memiliki perspektif regional dan global.
Menurutnya, kawasan ASEAN menawarkan peluang besar bagi pengembangan riset kolaboratif yang mampu menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, budaya, hingga politik di tingkat regional.

“ASEAN merupakan kawasan yang kaya akan dinamika sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang membuka peluang besar bagi pengembangan penelitian kolaboratif. Melalui pelatihan ini, kami berharap sivitas akademika UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu semakin siap menyusun proposal yang tidak hanya kompetitif secara akademik, tetapi juga mampu menjawab berbagai tantangan di tingkat regional dan internasional. Kami ingin membangun ekosistem riset yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada solusi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan akademisi dari University of the Philippines menjadi langkah strategis dalam memperluas kerja sama internasional UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, baik dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah bersama, pertukaran akademik, maupun pengembangan kapasitas sumber daya manusia di kawasan ASEAN.
Pada sesi utama, Prof. Dr. Maria Serena I. Diokno membagikan berbagai pengalaman serta strategi praktis dalam menyusun proposal hibah yang berpeluang memperoleh pendanaan internasional. Materi yang disampaikan meliputi identifikasi isu penelitian yang relevan, penyusunan rumusan masalah dan tujuan penelitian yang kuat, pengembangan metodologi yang tepat, penyusunan anggaran yang realistis, hingga strategi membangun kemitraan riset lintas institusi dan lintas negara.
Tidak hanya menerima materi, para peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif, praktik penyusunan proposal, serta konsultasi langsung terhadap rancangan proposal yang disusun selama workshop. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan dinamis, memberikan ruang bagi peserta untuk bertukar gagasan sekaligus memperoleh masukan dari narasumber yang berpengalaman dalam memenangkan hibah penelitian internasional.
Melalui kegiatan ini, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berharap semakin banyak proposal penelitian berkualitas yang lahir dari sivitas akademika dan mampu bersaing dalam memperoleh pendanaan riset, meningkatkan jumlah publikasi ilmiah bereputasi, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
Grant Proposal Writing Workshop ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen UPT Bahasa dan Pusat Studi ASEAN UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam membangun budaya akademik yang unggul, produktif, inovatif, dan berdaya saing global. Melalui kolaborasi internasional yang terus diperluas, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu optimistis dapat melahirkan peneliti-peneliti berkualitas yang mampu mengharumkan nama institusi di tingkat nasional maupun internasional.

