You are currently viewing Perkuat Literasi Akademik di Era Digital, MKWU Bahasa Indonesia UIN FAS Bengkulu Hadirkan Praktik Penelusuran Literatur dan Reference Manager

Perkuat Literasi Akademik di Era Digital, MKWU Bahasa Indonesia UIN FAS Bengkulu Hadirkan Praktik Penelusuran Literatur dan Reference Manager

UINFASBengkulu — UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus mendorong penguatan literasi akademik mahasiswa di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui Kuliah Tamu Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Bahasa Indonesia bertema “Literasi Akademik di Era Digital: Penelusuran Literatur, Reference Manager, dan Pemanfaatan KBBI” yang digelar di Gedung Kuliah Terpadu, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30–08.45 WIB tersebut diikuti oleh dosen MKWU Bahasa Indonesia serta seluruh mahasiswa semester 1 UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kuliah tamu menghadirkan dua narasumber, yakni M. Yusuf, S.Ag., M.Pd. dari Balai Bahasa Provinsi Bengkulu dan Muhammad Yusrizal, S.IP., M.Hum. dari UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rahmat Ramdhani, S.Sos.I., M.Sos.I. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya membangun budaya akademik yang berlandaskan integritas, tanggung jawab, dan etika.

Selain memberikan penguatan terkait literasi akademik, Wakil Rektor III turut mengingatkan mahasiswa mengenai kode etik mahasiswa sebagai salah satu landasan penting dalam membentuk karakter akademik. Menurutnya, kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan sikap, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan proses pendidikan di perguruan tinggi.

Dalam sesi materi, mahasiswa memperoleh wawasan dan pengetahuan praktis mengenai pemanfaatan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai rujukan dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Mahasiswa juga diperkenalkan pada teknik penelusuran literatur akademik serta pemanfaatan reference manager untuk membantu pengelolaan sumber referensi dalam penulisan karya ilmiah.

Pemahaman tersebut menjadi semakin penting di era digital karena mahasiswa dihadapkan pada beragam sumber informasi yang tersedia secara cepat dan mudah. Kemampuan memilah sumber yang kredibel, menelusuri literatur secara tepat, serta mencantumkan referensi secara benar menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik yang berkualitas.