UINFASBengkulu — Semangat membangun kampus hijau dan berkelanjutan menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Tahun 2026. Melalui Program Rektor (Protas), kegiatan penanaman pohon bersama mahasiswa baru dipersiapkan sebagai momentum untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak awal mahasiswa memasuki kehidupan akademik.
Kegiatan penanaman pohon dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB, di lingkungan kampus UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari penyediaan bibit pohon, penyiapan lahan, hingga peralatan pendukung kegiatan. Seluruh kebutuhan utama dipastikan telah tersedia sehingga kegiatan dapat dilaksanakan sesuai jadwal.
Rektor: Menanam Pohon Berarti Menanam Harapan
Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Khairudin, M.Ag., mengatakan bahwa penanaman pohon bersama mahasiswa baru bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran dan karakter mahasiswa agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Mahasiswa juga perlu memiliki kepedulian sosial dan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab mereka di tengah masyarakat.
“Menanam pohon bukan hanya menanam untuk hari ini, tetapi juga menanam harapan dan kebermanfaatan untuk generasi yang akan datang. Mari kita jadikan lingkungan kampus sebagai ruang belajar yang hijau, sehat, dan nyaman,” pesan Rektor.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam membangun budaya kampus yang hijau, asri, sehat, dan berkelanjutan.

Wakil Rektor III: Bangun Karakter dan Kepedulian Mahasiswa
Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rahmat Ramdhani, M.Sos.I., menilai keterlibatan mahasiswa baru dalam kegiatan penanaman pohon memiliki nilai edukatif sekaligus sosial.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pengalaman awal bagi mahasiswa baru untuk membangun kebersamaan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan kampus.
“Mahasiswa baru adalah bagian penting dari masa depan kampus. Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan nilai bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Apa yang ditanam hari ini semoga dapat dirawat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam gerakan peduli lingkungan perlu terus dikembangkan sehingga nilai-nilai keberlanjutan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi bagian dari budaya kehidupan kampus.
Seluruh Persiapan Dipastikan Siap
Koordinator Bidang Ekoteologi sekaligus Kepala Pusat Lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Fadhilah, M.Si., menyampaikan bahwa persiapan teknis kegiatan telah dilakukan secara menyeluruh.
“Alhamdulillah, persiapan bibit, lahan, dan peralatan pendukung sudah kita siapkan. Insyaallah kegiatan penanaman pohon bersama mahasiswa baru pada sore ini siap dilaksanakan. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat serta menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Fadhilah.
Kesiapan teknis tersebut juga dipastikan oleh Ketua Panitia PBAK Tahun 2026, Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I., bersama Fadhilah, M.Si. Keduanya turut memastikan seluruh kebutuhan kegiatan terpenuhi agar pelaksanaan penanaman pohon berlangsung tertib dan lancar.
Menguatkan Ekoteologi di Lingkungan Kampus
Penanaman pohon dalam rangkaian PBAK 2026 menjadi salah satu bentuk konkret komitmen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam membangun budaya akademik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Lebih dari sekadar kegiatan penghijauan, penanaman pohon bersama mahasiswa baru diharapkan menjadi simbol dimulainya perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Setiap pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dan dirawat bersama, sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab lintas generasi.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai ekoteologi diharapkan semakin terintegrasi dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan, sekaligus memperkuat komitmen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu untuk mewujudkan lingkungan kampus yang hijau, asri, sehat, dan berwawasan lingkungan.

