Palembang, UINFASBengkulu – UIN Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu bersama UIN Raden Fatah Palembang dan UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau resmi menandatangani kerja sama strategis dalam upaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan meningkatkan mutu kelembagaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gedung Rektorat UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (18/6/2026).

Penandatanganan kerja sama dihadiri oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A.; Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag.; dan Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Prof. Dr. Hj. Leni Nofianti, M.Si. Turut hadir para wakil rektor, Kepala Biro AUPK UIN FAS Bengkulu dan UIN Raden Fatah Palembang, Kepala Biro AAKK UIN Raden Fatah Palembang, para dekan dan wakil dekan UIN FAS Bengkulu, kepala lembaga, kepala pusat, serta dosen dari ketiga perguruan tinggi.


Dalam sambutannya, Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Prof. Dr. Hj. Leni Nofianti, M.Si., menyampaikan harapannya agar kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperluas dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan kelembagaan.
“Kerja sama ini diharapkan semakin berkembang untuk memajukan institusi. Tugas dosen tidak hanya mengajar, tetapi juga meneliti. Karena itu, mari kita maju bersama melalui kolaborasi antarkampus PTKIN demi peningkatan mutu akademik dan kelembagaan,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Khairuddin, M.Ag., mengungkapkan rasa syukur atas terjalinnya silaturahmi dan kolaborasi antara tiga kampus besar di Sumatera tersebut. Ia menyebutkan bahwa UIN FAS Bengkulu hadir dengan membawa sekitar 40 orang tim yang terdiri dari pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat menjalin silaturahmi dengan dua kampus sekaligus dalam agenda penting, yaitu kerja sama antara UIN Suska Riau, UIN Raden Fatah Palembang, dan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Sudah saatnya seluruh PTKIN tidak lagi berjalan sendiri-sendiri atau bersaing, tetapi bersinergi dan berkolaborasi untuk kemajuan bersama,” tegasnya.
Menurutnya, kerja sama tersebut harus menjadi langkah awal untuk mengembangkan berbagai program bersama, baik di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun penguatan tata kelola kelembagaan. Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan komitmennya untuk melakukan kunjungan balasan ke UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Rektor UIN FAS Bengkulu juga menegaskan hubungan historis antara UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan UIN Raden Fatah Palembang.
“UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu lahir dari UIN Raden Fatah Palembang. Ibarat hubungan orang tua dan anak, sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk terus menjaga silaturahmi dan berbakti,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., menekankan pentingnya membangun kekuatan bersama di lingkungan PTKIN, khususnya di wilayah Sumatera.
“Kita tidak bisa maju sendiri. Kita harus maju bersama, apalagi sebagai sesama PTKIN di Sumatera yang memiliki kedekatan sejarah, budaya, dan semangat yang sama. Mengutip Bung Karno, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kerja sama antarperguruan tinggi tidak boleh berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) semata, tetapi harus diwujudkan dalam program-program konkret melalui implementasi perjanjian kerja sama (MoA).
“Jika ingin membangun Tri Dharma Perguruan Tinggi secara optimal, jangan hanya berhenti pada MoU. Yang paling penting adalah implementasinya melalui program nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh institusi maupun masyarakat,” tegasnya.
Melalui penandatanganan kerja sama ini, ketiga perguruan tinggi berharap dapat memperkuat jejaring akademik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi dan program kolaboratif guna memperkuat peran PTKIN dalam pembangunan pendidikan tinggi di Indonesia.

