UINFASBengkulu – Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu menerima kunjungan Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Bengkulu beserta jajaran pada Rabu (24/6/2026). Kunjungan yang berlangsung di ruang rektor tersebut membahas penguatan kerja sama dalam program pelestarian lingkungan melalui Gerakan Penanaman Sejuta Pohon.
Rombongan Balai POM Bengkulu dipimpin langsung oleh Kepala Balai POM Bengkulu, Kodon Tarigan, S.Si., Apt., didampingi Kasubbag Tata Usaha Nurussaumi, S.AP., M.M., serta Ketua Tim Pengujian Sri Muftri Diani Sarapan, S.Farm., Apt., M.Si. Kehadiran mereka disambut oleh Rektor UIN FAS Bengkulu Prof. Dr. Khairudin, M.Ag. bersama jajaran pimpinan universitas dan Bagian kerjasama Rektorat

Dalam pertemuan tersebut, Kodon Tarigan menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait pelaksanaan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon yang menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan penghijauan berkelanjutan.
“Penanaman pohon di UIN FAS Bengkulu merupakan lanjutan dari kegiatan penanaman tahap pertama yang telah dilaksanakan di Balai POM Bengkulu sebanyak 500 pohon. Tahun ini kami menargetkan penanaman sebanyak 4.000 pohon,” ujarnya.
Pada tahap pelaksanaan di lingkungan UIN FAS Bengkulu, direncanakan sebanyak 1.000 pohon akan ditanam. Berbagai jenis tanaman produktif dan bernilai ekologis tinggi akan ditanam, di antaranya alpukat, matoa, dan durian.
Sementara itu, Rektor UIN FAS Bengkulu Prof. Dr. Khairudin, M.Ag. menyambut baik program tersebut. Menurutnya, gerakan penghijauan sejalan dengan komitmen kampus dalam mengembangkan konsep ekoteologi, yaitu integrasi nilai-nilai keagamaan dengan pelestarian lingkungan.
“Kami ingin menerapkan konsep ekoteologi melalui penanaman berbagai jenis tumbuhan yang memiliki daya serap air tinggi sehingga dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Rektor juga menegaskan bahwa penghijauan menjadi salah satu program prioritas kampus. Dengan luas lahan mencapai sekitar 72 hektare, UIN FAS Bengkulu memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan hijau yang produktif dan berkelanjutan.
“Saya memiliki program penghijauan atau go green. Dengan luas area yang dimiliki, UIN FAS Bengkulu sangat potensial menjadi kawasan yang produktif untuk mendukung pelestarian lingkungan. Apalagi jenis tanaman yang ditanam memiliki manfaat ekonomi, ekologis, dan usia produktif yang panjang,” tambahnya.
Melalui kolaborasi ini, UIN FAS Bengkulu dan Balai POM Bengkulu berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membangun kesadaran bersama tentang pentingnya penghijauan bagi generasi mendatang.

