You are currently viewing UINFAS Bengkulu dan Badan Bahasa Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dalam Pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi

UINFAS Bengkulu dan Badan Bahasa Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dalam Pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi

UINFASBengkulu – Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu terus memperluas jejaring kemitraan strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah dalam Pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, S.S., M.A., beserta jajaran melakukan kunjungan ke UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu pada Senin (20/7/2026). Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Khairudin, M.Ag., Kepala UPT Bahasa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Dedi Efrizal, M.Pd., beserta jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Andriana Yohan menjelaskan bahwa Balai Bahasa Provinsi Bengkulu sebagai perpanjangan tangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa akan mengoordinasikan pelaksanaan berbagai program yang telah disepakati dalam PKS bersama UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dengan perguruan tinggi. Kami berharap berbagai program yang telah disepakati dapat segera diimplementasikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika maupun masyarakat,” ujar Andriana.

Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama meliputi peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui seminar, lokakarya, dan diskusi kelompok terpumpun, peningkatan kecakapan literasi, pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi mahasiswa dan dosen, pelaksanaan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), layanan penerjemahan, pengkajian di bidang kebahasaan dan kesastraan, serta penyelenggaraan program Duta Bahasa.

Selain itu, Balai Bahasa Provinsi Bengkulu juga terus menjalankan program pelindungan bahasa daerah melalui pendokumentasian dan digitalisasi bahasa yang terancam punah, salah satunya Bahasa Enggano. Saat ini telah terdokumentasi sekitar 7.000 kosakata yang dikembangkan dalam bentuk kamus digital sehingga dapat diakses oleh masyarakat sebagai upaya pelestarian warisan budaya daerah.

Andriana juga menyampaikan bahwa UKBI kini menjadi salah satu persyaratan dalam berbagai program nasional, termasuk Beasiswa Unggulan. Oleh karena itu, melalui kerja sama ini Balai Bahasa akan memperluas sosialisasi sekaligus pelaksanaan UKBI di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu agar mahasiswa dan dosen memperoleh akses layanan yang lebih mudah.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Khairudin, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas komitmen Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Balai Bahasa Provinsi Bengkulu dalam membangun kolaborasi bersama perguruan tinggi.

“Kami menyambut baik implementasi kerja sama ini. Bagi kami, sebuah perjanjian kerja sama tidak boleh berhenti pada dokumen yang telah ditandatangani, tetapi harus diwujudkan melalui program-program nyata yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu siap mendukung seluruh agenda pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa serta sastra Indonesia dan daerah sebagai bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” tegas Rektor.

Rektor menambahkan bahwa sinergi ini akan semakin memperkuat peran UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam meningkatkan budaya literasi, mengembangkan kompetensi kebahasaan sivitas akademika, serta berkontribusi dalam pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

Kerja sama antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu bertujuan menjadi pedoman bagi kedua belah pihak dalam menjalin sinergi pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia maupun daerah guna mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan.