UINFASBengkulu — UIN Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu menggelar apel gabungan di halaman Gedung Rektorat, Kamis (17/9/2026). Apel diikuti oleh unsur pimpinan dan civitas akademika UIN FAS Bengkulu.
Bertindak sebagai pembina apel, Wakil Rektor I UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Asnaini, MA, menyampaikan sejumlah arahan strategis terkait laporan kinerja, pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), serta komitmen seluruh unit dalam menjaga dan meningkatkan mutu kelembagaan.
Dalam arahannya, Prof. Asnaini menyampaikan bahwa laporan kinerja menjadi salah satu hal penting yang harus dipersiapkan secara terencana. Laporan kinerja tahun 2025 telah menunjukkan kemajuan dan hal tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh tim.

“Dari awal tahun sudah diminta untuk laporan kinerja. Laporan kinerja yang ditagih adalah tahun 2025 dan alhamdulillah ada kemajuan. Terima kasih kepada tim yang sudah bekerja,” ujar Prof. Asnaini.
Ia menegaskan, memasuki tahun 2026, mekanisme pelaporan kinerja perlu dipersiapkan secara lebih terstruktur karena pelaporan dilakukan setiap triwulan. Laporan tersebut tidak hanya menjadi kewajiban unit kepada rektor, tetapi juga merupakan bagian dari jenjang pelaporan kelembagaan.
“Mulai 2026 ini kita harus melaporkan triwulan. Bapak dan Ibu dari unit terkait melaporkan kepada rektor, kemudian rektor melaporkan kepada pusat. Karena ada jenjang seperti itu, maka kita harus memiliki deadline,” jelasnya.
Oleh karena itu, setiap unit diminta mulai menyusun jadwal dan target pelaporan kinerja tahun 2026, mulai dari triwulan pertama hingga triwulan keempat. Menurutnya, perencanaan sejak awal akan membantu memastikan seluruh laporan dapat diselesaikan tepat waktu.

Selain laporan kinerja, Prof. Asnaini juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama. Ia menekankan bahwa RTM bukan sekadar rapat rutin, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan manajemen organisasi.
“RTM itu bukan rapat biasa. Ini rapat yang sangat strategis karena akan meninjau manajemen atau organisasi kita, apa yang sudah dilakukan dan apa yang bisa kita tingkatkan,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa RTM merupakan salah satu tahapan dalam siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) yang perlu dilaksanakan secara konsisten. Terlebih, UIN FAS Bengkulu telah memperoleh predikat Unggul dan menerapkan standar ISO, sehingga upaya menjaga dan meningkatkan mutu kelembagaan harus terus dilakukan.
“RTM ini merupakan salah satu siklus yang harus dilaksanakan dalam PPEPP. Karena kita sudah unggul dan juga sudah ISO, ini memang kewajiban kita untuk melaksanakan,” ungkapnya.
Prof. Asnaini juga mengajak seluruh pihak yang menerima undangan RTM untuk hadir dan berpartisipasi aktif. Ia meminta civitas akademika yang memiliki agenda lain, termasuk kegiatan perkuliahan, agar dapat menyesuaikan jadwal karena RTM merupakan agenda penting yang dilaksanakan secara berkala.

“RTM ini hanya satu kali satu tahun, AMI juga satu kali satu tahun. Maka kita yang harus menyesuaikan dengan pekan AMI ataupun rapat RTM. Kegiatan ini hanya setengah hari, tetapi sangat penting bagi kita,” katanya.
Menurutnya, pelaksanaan RTM secara optimal menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keunggulan UIN FAS Bengkulu. Evaluasi melalui RTM diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah perbaikan yang konkret bagi pengembangan organisasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
“Kalau RTM hari ini bisa kita laksanakan sesuai dengan yang kita inginkan, berarti kita sudah melakukan upaya menjaga keunggulan lembaga ini,” pungkasnya.
Menutup arahannya, Prof. Asnaini mengingatkan seluruh civitas akademika bahwa saat ini kegiatan perkuliahan telah memasuki masa aktif dan berada pada pekan keempat. Ia mengajak seluruh sivitas untuk terus menjaga kedisiplinan dan keseriusan dalam menjalankan tugas masing-masing demi mendukung pelaksanaan kegiatan akademik dan kelembagaan UIN FAS Bengkulu.

