You are currently viewing Prodi Tadris Bahasa Inggris UINFAS Bengkulu Gelar FGD Pemetaan Peluang Karier Alumni

Prodi Tadris Bahasa Inggris UINFAS Bengkulu Gelar FGD Pemetaan Peluang Karier Alumni

UINFASBengkulu  – Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pemetaan Peluang dan Karier Alumni Program Studi Tadris Bahasa Inggris UINFAS Bengkulu” pada Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pelatihan Gedung Student Center UINFAS Bengkulu ini diikuti sekitar 50 mahasiswa semester VI dan VIII Prodi Tadris Bahasa Inggris.

FGD tersebut merupakan bagian dari proses pengumpulan data penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Prodi Tadris Bahasa Inggris UINFAS Bengkulu, yakni Dr. Reko Serasi, M.A., Yashori Revola, M.Pd., dan Oki Chaniago, mahasiswa semester VIII Prodi TBI.

Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan enam alumni Prodi Tadris Bahasa Inggris yang telah berkarier di berbagai bidang profesi. Para narasumber berasal dari latar belakang pekerjaan yang beragam, mulai dari dosen, guru, pelaku bisnis kreatif, pengusaha kuliner, hingga karyawan perusahaan swasta. Keberagaman profesi tersebut memberikan wawasan yang luas kepada mahasiswa mengenai berbagai peluang karier yang dapat ditempuh oleh lulusan Tadris Bahasa Inggris.

Selain para narasumber utama, kegiatan ini turut dihadiri Ketua Ikatan Alumni Tadris Bahasa Inggris (IKAL TBI), Pebri Prandika Putra, M.Hum., yang saat ini menjabat sebagai Koordinator Program Studi Tadris Bahasa Inggris. Hadir pula M. Arif Rahman Hakim, Ph.D., selaku pengurus IKAL TBI, serta sekitar 10 alumni yang lulus dalam kurun waktu satu hingga dua tahun terakhir.

Kehadiran para alumni muda tersebut memberikan perspektif tambahan terkait pengalaman transisi dari dunia perkuliahan menuju dunia kerja. Mereka berbagi cerita mengenai tantangan yang dihadapi setelah lulus, strategi membangun karier, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia profesional.

Suasana diskusi berlangsung interaktif. Mahasiswa peserta aktif berdialog dengan para alumni dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar pengembangan karier, peluang kerja, serta langkah-langkah yang perlu dipersiapkan sejak masa kuliah. Melalui sesi berbagi pengalaman tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai dinamika dunia kerja dan tuntutan kompetensi di berbagai sektor.

Ketua IKAL TBI, Pebri Prandika Putra, M.Hum., menegaskan pentingnya keterlibatan alumni dalam mendukung pengembangan mahasiswa dan peningkatan mutu program studi.

“Alumni merupakan salah satu aset penting program studi. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dapat belajar langsung dari pengalaman para alumni yang telah terjun ke dunia kerja. Kami berharap sinergi antara alumni, mahasiswa, dan program studi terus terjalin sehingga lulusan Tadris Bahasa Inggris semakin siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, tim peneliti menyampaikan bahwa hasil FGD ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai profil karier alumni Prodi Tadris Bahasa Inggris UINFAS Bengkulu. Data yang diperoleh akan menjadi bahan penting dalam penelitian sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan kurikulum, peningkatan layanan kemahasiswaan, serta penyusunan program penguatan kesiapan karier bagi mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, Prodi Tadris Bahasa Inggris UINFAS Bengkulu terus berupaya mempererat hubungan antara mahasiswa dan alumni sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai berbagai peluang profesi yang dapat diraih setelah menyelesaikan studi. FGD ini juga menjadi wadah strategis untuk menghadirkan pengalaman nyata para alumni sehingga calon lulusan memiliki gambaran yang lebih jelas dalam merencanakan masa depan karier mereka.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi antara Program Studi Tadris Bahasa Inggris, mahasiswa, dan alumni dalam mendukung pengembangan mutu lulusan yang adaptif, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.