UINFASBengkulu – Suasana haru menyelimuti pelaksanaan Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke-XIII Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu Tahun 2026. Di tengah kemeriahan prosesi yang diikuti 1.206 wisudawan, momen paling mengharukan terjadi ketika kedua orang tua almarhumah Fithriya Zuhri, mahasiswi Program Studi Tadris Bahasa Inggris, naik ke panggung mewakili putrinya menerima prosesi wisuda.

Wisuda yang digelar di Gedung Kuliah Terpadu UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Rabu (9/9/2026), menjadi wisuda perdana yang dilaksanakan di gedung baru berkapasitas hampir 2.000 orang dengan fasilitas yang lebih representatif.
Namun kebahagiaan para wisudawan berubah menjadi duka ketika diketahui Fithriya Zuhri meninggal dunia akibat sakit sebelum prosesi wisuda dimulai. Sebagai bentuk penghormatan, prosesi pemindahan kuncir toga yang seharusnya dilakukan kepada almarhumah diwakili oleh kedua orang tuanya.
Tangis keluarga, sivitas akademika, dan para peserta wisuda pecah ketika kedua orang tua Fithriya menerima penghormatan tersebut. Momen itu menjadi salah satu bagian paling emosional dalam rangkaian wisuda dan mengundang simpati seluruh hadirin.

Prosesi wisuda dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, anggota senat, dekan, serta unsur pimpinan lainnya.
Selain prosesi wisuda, universitas juga memberikan penghargaan kepada para lulusan berprestasi. Gelar Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas diraih oleh Azmi Alfarabi Ramadhani dari Fakultas Syariah, Program Studi Hukum Keluarga Islam. Penghargaan juga diberikan kepada lulusan terbaik tingkat fakultas, program studi, dan Pascasarjana.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa wisuda tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa. Selain menjadi wisuda pertama di gedung baru yang megah, pelaksanaannya juga diwarnai berbagai momen penuh haru yang akan dikenang oleh seluruh sivitas akademika.
“Kegiatan wisuda kali ini menjadi momentum yang sangat berharga bagi para alumni maupun kampus. Gedung baru menjadi simbol kemajuan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, namun kebersamaan kita hari ini juga diwarnai rasa haru yang mendalam,” ujarnya.
Rektor berpesan kepada seluruh alumni agar senantiasa menjaga nama baik almamater serta terus menjalin komunikasi dengan Career Development Center (CDC) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu guna mendukung pengembangan karier dan peningkatan kualitas alumni.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan masih terdapat pelayanan maupun sikap dosen dan tenaga kependidikan yang belum memenuhi harapan para orang tua.
Wisuda ke-XIII UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu tahun ini tidak hanya menjadi perayaan keberhasilan akademik bagi 1.206 lulusan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjuangan menuntut ilmu menyimpan kisah pengorbanan, cinta keluarga, dan ketulusan yang akan selalu dikenang oleh seluruh civitas akademika.

